esmosi


gerard-butler-gamer-poster

salah satu film yang udah saya incer kalau tayang di bioskop adalah Gamer. Film ini dibintangi Gerard Butler dan Milo Ventimiglia. Filmnya sendiri bercerita tentang permainan di masa depan, dimana manusia bisa mengendalikan napi dari jarak jauh sehingga mirip permainan online perang-perangan. Gerard Butler berperan jadi Kable, salah satu napi yang dijadikan “pion” oleh anak baru gede bernama Simon yang diperankan Logan Lerman. nggak cuma Kable yang “dimainkan” oleh Simon, tapi banyak napi lain yang nasibnya bergantung pada kepiawaian si pemain game online.

sewaktu tau kalau saya dapat undangan preview untuk film ini di Blitz hari Senin, 14 September kemarin, saya seneng banget doonngg.. tapi ternyata saya batal hadir karena ada hal yang lebih penting. Namun ternyata acara Press Preview itu diundur menajdi hari Rabu, 16 September. Asyik banget kan, saya jadi bisa nonton gratisan buat film yang sebelumnya cuma bisa dinikmati lewat trailer-nya aja.

Tapiiiii…hari Selasa tanggal 15-nya saya dapat email dari pihak penyelenggara yaitu Jive Entertainment yang bilang kalau Press Preview film Gamer, DIBATALKAN! alasannya, karena film ini TIDAK LULUS SENSOR oleh LSF! wtf???!!!

saat itu juga saya ngerasa dongkol setengah idup baca notifikasi itu. saya sampe baca email itu berulang kali. bukan batalnya acara yang bikin saya dongkol, tapi karena alasan kenapa film ini nggak jadi ditayangkan. karena nggak lulus sensor, berarti saya nggak akan bisa nonton film ini, bahkan di bioskop sekalipun. (DVD bajakan nggak diitung ya, karena pasti saya beli bajakannya)

disitu saya mikir, apanya yang salah, filmnya? atau lembaga tukang “kebiri” itu? dari trailernya, saya lihat film ini memang film perang dimana pasti bakal banyak banget adegan baku hantam, darah, pembunuhan, bahasa kasar, dan segala kekejaman lain yang mungkin terjadi dalam sebuah film aksi berseting masa depan. Tapi, kalau yang saya lihat di trailer, filmnya nggak sebrutal itu kok, (i know i only seen the trailer not the whole movie, but still the trailer didn’t shows something wrong with the movie)

saya hanya nggak ngerti aja alasan kenapa film ini sampe nggak lulus sensor. lalu, apa kabarnya film SAW (yang sekarang udah masuk film ke 6)?? film itu lebih brutal dari film apapun yang pernah saya tonton. bahkan saya nggak pernah bisa nonton satu aja filmnya sampai habis.nggak tega.

kalau SAW aja bisa lolos (bahkan ditayangkan di TV), kenapa film ini nggak? kalau SAW masih kurang, mungkin kita bisa tanya kenapa KUTUNGGU JANDAMU yang ngumbar dada, paha dan adegan “nakal” bisa lolos??atau film-film dari produser india itu, yang selalu aja mencoba menutupi film “panas” a la tahun 80an dengan judul horor yang katanya lebih serem dari film horor sebelumnya tapi ternyata malah menyuguhkan adegan yang secara nggak sengaja menampilkan nipple salah satu “bintang”nya??!!

jadi, ada apa sama LEMBAGA SENSOR FILM kita?

kalaupun mau ada sensor, tentukan dulu batas-batas sensor yang bakal diterapkan di setiap film, supaya nggak bias dan kita juga jadi ngerti apakah memang satu film bener-bener disensor atau emang di ijinkan tayang padahal banyak adegan yang nggak pantas.

boleh kok mencontoh lembaga sensor amerika yang menerapkan usia minimum bagi penonton atau unsur apa aja yang ada di suatu film, yang sekiranya nggak pantas ditonton range umur tertentu. biar penonton dan orang tua yang akhirnya akan menentukan. tentunya pihak bioskop harus menjelaskan ke anak dibawah umur tentang alasan kenapa dia nggak boleh nonton film 17+. oke, saya tau saya terlalu idealis dan membuat ribet sistem yang uda berlaku sejak lama. Tapiii,,mau sampai kapan sih sistemnya berlangsung seperti ini?

saya mungkin memang masih bodoh tentang hal ini, saya hanya bicara sebagai penikmat film yang merasa kecewa, yang mungkin juga dialami penikmat film lain.
doh,,bener-bener amsyiong!!!

ps. ini nih trailernya

this is the time!!

this is my time to move on, leave this s**t behind

but, i’m still here, waiting in the line..

God, please give me strength to prove them that i am much away better than they think.

please show me another door to reach my dream, coz this way can’t lead my way to what i’ve dreamt about.

i know You hear my pray, i know You know my suffer, i know You care and i know You have a huge perfect plan for me

right now, the doors still closed.

i’ll wait

just give me strength

to survive…

sekarang ini saya merasa sangat egois. taraf manja saya lagi ada di level tertinggi bulan ini. keinginan saya untuk diperhatikan oleh orang-orang terdekat, mencapai puncaknya.

ya,,ya,,ya saya terlalu banyak mengeluh. saya terlalu banyak meminta. tapi saat ini saya udah sampai dimana saya ingin bilang “bodo amat!”. terserah orang bilang saya nggak bersyukur, egois, apatis, anarkis, hiperbolis, ekstrimis, pesimis, kumis, gerimis..saya bakal bilang, BODO AMAT!!

saatnya mereka mendengarkan saya! saya bosen mendengar keluhan setiap orang mampir di YM dan merusak seluruh sisa hari saya yang nggak bagus juga. awalnya nggak pernah saya gubris, kecuali hal yang penting, baru saya tanggapi. awalnya, saya pikir kalau mereka nggak tau apa-apa, jadi saya harus menanggapi curhatan mereka. lagipula itu tanda kalau mereka menganggap saya teman dan mempercayai saya.

itu awalnya,,

sekarang saya muak!

saya nggak mau lagi punya sifat orang timur yang “nggak enakan”, jaga-kesopanan-senyum-terus, pikirin-perasaan-orang-lain endebrei endebrei..blah!!

kapan saya bisa memikirkan diri sendiri, perasaan saya, hidup saya, rasa sedih saya, tujuan hidup saya, kekesalan saya, PMS saya, semua tentang saya.

saya saya saya!!!

sebagai langkah awal, saya akan mengabaikan “teman” yang saya pikir cukup bijaksana untuk memahami arti kata NGAMBEK dengan benar itu seperti apa!

ngambek versi saya adalah ketika kamu meluapkan perasaan marahmu ketika merasa nggak sreg dengan perbuatan saya dengan bilang pada saya apa yang terjadi dan menjelaskan kesalahan saya dengan gamblang. ngambek bukan cuma sikap yang tiba2 nggak menegur, langsung menghilang, nggak menjawab telpon, nggak balas sms, bahkan nggak balas wall di facebook (ya, saya pengguna aktif buku muka btw). dan mirisnya lagi, alasan ngambeknya ini absurd, nggak jelas. sekali lagi NGGAK JELAS!!

helloooo,,we are twenty five years old now. dua puluh lima tahun, seperempat abad! apa umur itu belum cukup buat kamu untuk memahami arti kata KOMUNIKASI???

marah sama saya?

boleh,,tapi jelaskan sama saya, apa salah saya? dimana letak sikap, tindakan, omongan saya yang bikin kamu sakit hati? kalau pun saya salah, saya akan minta maaf. atau mungkin kalau saya nggak terima, mari kita gontok-gontokkan bareng. walaupun gontok2an, seenggaknya kan kita masi berhubungan, ya toh?

explain to me! u re not 5 year old kid!! kamu bisa ngomong, kamu selesaikan kuliah kamu dengan IP diatas 3. lalu, ketika kamu harus membicarakan tindakan teman -ups, salah, kita bukan teman, kita bersahabat lebih dari 8 tahun-. lalu, ketika kamu harus membicarakan tindakan sahabat yang diluar batasmu, kamu mendadak kehilangan separuh intelejensia kamu sampai lupa caranya mengangkat telpon dan balas sms! hah!! basi!!

speak up dong honey.. saya bukan cenayang yang bisa membaca pikiran kamu. sekarang saya udah capek membujuk kamu untuk bilang apa yang salah,apa yang terjadi,, bahkan sekarang saya sudah sampai ditahap malas untuk melakukan itu semua. maaf kalau kamu harus baca ini dan terkesan saya adalah orang yang kasar. ya,,saya kehilangan separuh IQ saya yang memang sudah jongkok. tapi sekali lagi, bodo amat!

at least saya bertanya, at least saya punya niat untuk membahas ini bareng-bareng, at least saya kasi tau kamu kenapa saya bisa semarah dan sekasar ini.

dan ironisnya, kamu punya ketidaksukaan pada seseorang yang punya sifat absurd yang, hey! mirip banget sama kamu ya? sekarang saya menganggap omongan kamu tentang semua “kejelasan dalam berkomunikasi antar kita” nggak ada apa-apanya. toh kamu pun melakukan ke absurd-an yang sama. bulls#|t my freeeennn!!!

jadi, setelah saya berkoar-koar seperti orang gila disini, dan semua orang yang baca ini menganggap saya adalah blogger yang emosional, ga tau aturan, ga punya etiket dalam ngeblog, saya bakal bilang, bodo amat!!

period!!

awalnya saya nggak terlalu ngeh dengan adanya fenomena dukun cilik ini. tolong dimaklumlah sodara sodari, bisa dibilang saya hanya nonton TV sekitar 1 jam sehari. itu pun kalau lagi nggak terburu-buru. jadi, kabar tentang ponari ini agak telat saya dapetin, itu juga sepotong-sepotong dan nggak jelas.

awalnya saya mengira ini lucu banget. gimana banyaknya orang dewasa, dengan akal yang sudah tebangun dengan sempurna. dengan pikiran yang seharusnya lebih matang bisa terbius untuk ngantri berkilo-kilo hanya untuk dapat celupan Ponari dan batu bertuah di air dalam wadah yang mereka bawa.

ditambah ada beberapa teman yang mengirim email jokes yang isinya pemberitahuan bahwa air dari adek Ponari ini sudah diproduksi massal. tapiii,,dengan foto yang menampilkan minuman kaleng ber-ion dan bertuliskan “PONARI SWEAT”. saya ngakak kalau inget itu.

tapi, sewaktu makan siang di tempat yang punya fasilitas lebih dibanding kantor -yep, televisi- saya melihat, fenomena Ponari sama sekali nggak lucu. honestly, it was breaking my heart . sedih banget melihat wajah-wajah penuh harap. harapan ponari mencelupkan batu itu ke dalam air, harapan air itu bisa membawa kesembuhan bagi mereka.

ketika melihat footage itu, saya melihat Indonesia yang miskin, padahal saat ini kampanye partai lagi gencar-gencarnya. apalagi digembor-gemborkan  di bagian “mengurangi kemiskinan” atau “pengobatan gratis untuk rakyat miskin”. tapi slogan itu sungguh kontras dengan tayangan ini. mereka adalah orang-orang yang nggak tau lagi harus mendapatkan pengobatan baik buat keluarga. tau sendiri kan manajemen rumah sakit kita amburadulnya kayak apa?!? yang penting ada jaminan pasien bakal bayar, baru deh mereka dengan senang hati, senyum terkembang, melayani pasien.

ironis..

saya bukan sosiologis yang bisa mengamati perilaku masyarakat, yang bisa memberikan solusi yang sistematis buat masalah yang ada. saya cuma bingung dengan keadaan indonesia sekarang. bukan berarti dulu lebih baik. tapi sekarang pun nggak ada perubahan yang  berarti. saya nggak sedang menyalahkan pemerintah atau siapalah gitu, tapi sudah saatnya mikirin orang banyak daripada perut sendiri. saya cuma pengen menghimbau mereka untuk menggunakan kekuasaan mereka dengan lebih wise. kalau mau makmur, kenapa nggak memakmurkan dirinya dan orang kecil? jadi, janji mereka sama rakyat terpenuhi dan mimpi beliau-beliau untuk menumpuk kekayaan juga tercapai toh?!

back to Ponari, saking ngebetnya pengen dicelupin batu bertuah sama ponari, mereka nggak kepikiran abis ngapain aja ponari dengan tangannya itu, abis main tanah kah? abis ngupil kah? abis garuk-garuk bokong kah? saya nggak berani membayangkan.eeehh,,tapi bukannya ada yang malah ngambil air comberannya buat diminum yah??huuuaaa.. *makin sedih dan miris* apalagi sempet denger ada yang meninggal karena berdesakkan.duh,,makin ngilu hati saya dengernya.

apapun ini, harusnya bikin kita semua berkaca, bikin kita semua merenung, kalau di luar sana, di sebelah rumah kita, di samping tempat duduk di halte atau di bis,,banyak orang-orang dengan harapan yang besar akan perubahan yang akan mengubah nasib mereka, peruntungan mereka. nggak ada salahnya menatap wajah mereka dengan tersenyum atau bantu mereka kalau ada uang berlebih. memang nggak akan bikin mereka mengatasi masalah yang menumpuk, tapi yakinlah itu akan membuat mereka yakin kalau mereka bisa bertahan untuk hidup keesokan harinya.

*tumbentumbenanbikinposingyangsokseriusgini*

i’m out

kamu,,kamu,,kamu

doh!! gangguuu!!!!

kerja ulah wengi teuing,

jaga kesehatan.

ulah hilap emam.

sun sayang mamah

 

itu pesan singkat dari ibu saya waktu saya bilang masih ada dikantor untuk lembur..

huuuaaaaa…jadi kangen rumah. ternyata feeling ibu saya lumayan kuat ya,baru aja saya nanya2 kenapa orang rumah nggak menghubungi..ehhh,,ternyata masuk deh sms dari ibu saya yang  nanya kapan saya mau pulang..

lalu,,datanglah sms penyejuk ini di sms kedua. saya bener2 terharu.. :P

soalnya bisa dibilang saya nggak terlalu deket sama ibu saya, dan ketika beliau bilang hal2 seperti ini, sukses bikin saya berkaca2.hehehe..

huuaaa..miss you badly mom.

sun sayang aku juga buat mamah.. :-*

i’m out

i just need someone to walk beside me

to offer his shoulder so i can lean on it

to wipe my sadness when i cry gazillion tears like old women losing their cat

to sit together without saying even a single word

to stare at when i need to see someone smiling at me

to calming me down when i get mad

to support me when i need it..

now, i just need you

even i don’t know you…yet

i know you stare the same sky and the same stars with me every night

i think i’m pretty sure that God will send you for me,,not for too long

and God’s sending you with God’s hands

directly to me …

***

ps. lousy grammar i know, but i really don’t give a s**t

i’m out

saya nggak akan mengungkapkan apapun yang bisa membuat hati saya lemah.

dengan begitu saya nggak akan sakit lebih dalam, dengan begitu semuanya akan terasa normal.

tidak,

saya bukan hipokrit.

saya tidak akan menyangkal,

saya hanya tidak akan mengaku.

saya sudah mengambil keputusan.

saya nggak tau apakah itu keputusan baik atau buruk,

hanya saja saya harap saya melangkah ke arah yang benar

entah apa yang bakal terjadi setelah ini,

tapi saya yakin saya bisa menanganinya sendiri

untuk sekarang, semuanya masih bikin saya sesak

semuanya masih terlihat kabur

satu quotes dari si kawan,

“everything will be ok in the end, if it is not ok, then it’s not the end”

jadi saya percaya, pada akhirnya semua akan baik-baik saja untuk kamu dan saya. semoga.

i’m out

merasa bersalah karena membuat seseorang menunggu 3 jam padahal saya dan dia sebelumnya udah punya janji. tapi karena saya pikir dia nggak memberi kabar, maka saya pun memberikan waktu saya pada orang lain. ketika akhirnya dia menghubungi, suara dari kotak bergambar itu terlalu bising sehingga meredam bunyi selular dari kamar. ditambah seri jadul dengan memori inbox terbatas, pesan yang ia kirim beberapa puluh menit sebelumnya nggak bisa langsung saya baca. hasilnya, saya nggak ada saat dia butuh saya hanya untuk sekedar bercerita.

yes, i am the stupid moron and i am guilty. i really am sorry brotha…

maaf karena saya nggak cukup tau diri untuk tau bahwa kamu sedang butuh teman. maaf karena saya nggak bisa ada disaat kamu butuh saya, maaf karena saya seperti malin kundang yang ngga tau caranya membalas budi, padahal kamu selalu ada buat saya.

saya benar-benar minta maaf..

i’m out :(

Next Page »